Archive for ‘Tokoh Inspiratif’

July 25th, 2010

Limbad…. Meski Sukses Tetap Diam

Sejak kecil Limbad sudah menyukai sulap. Tapi kehidupan keluarga yang sulit, membuat Limbad tidak mudah menonton pertunjukkan sulap. Meskipun begitu, sesuai namanya, Limbad mampu menarik perhatian sang empunya sulap keliling.

Kenapa diberi nama Limbad? Kata orangtuanya, Limbad berarti lincah, gesit, cepat, cekatan. Lahir di Tegal, 6 Juli 1972 dari Ibu Suratmi dan Ayah, Suratno (almarhum). Mereka adalah keluarga yang sangat sederhana. Ibunya jualan gorengan, sementara ayahnya, bekerja sebagai pegawai tekstil, itupun bukan pegawai tetap. Akibatnya, hasilnya tidak mencukupi untuk membiayai hidup keluarga.

read more »

July 25th, 2010

Mengenang Sang Guru (Alm. Abdurrahman Wahid)

Yenny Zannuba Wahid maju ke meja tak jauh dari tempat duduknya. Di atas meja yang dibalut kain putih itu berjejer empat foto dalam bingkai warna hitam berhias pita orangedi sudut atas dan bawah.Di depan foto, masing-masing tersedia sebuah lilin yang juga berwarna putih. Di samping kiri meja itu, berseling podium bertuliskan “the Wahid Institute”, masih teradapat empat bingkai foto lagi di atas meja. Seperti di meja sebelah kiri, di depannya juga sudah diletakan masing-masing sebuah lilin yang akan dipakai dalam sebuah acara penghormatan.

read more »

July 25th, 2010

Profil ABDURRAHMAN WAHID (Alm. Gusdur)

DATA PRIBADI
Kewarganegaran : Indonesia
Tempat, Tanggal Lahir : Jombang Jawa Timur, 4 Agustus 1940
Istri : Sinta Nuriyah
Anak : 1. Alissa Qotrunnada Munawaroh (P)
2. Zannuba Arifah Chafsoh (P)
3. Annita Hayatunnufus (P)
4. Inayah Wulandari (P)
ALAMAT
Rumah : Jl. Warung Silah No. 10, Ciganjur
Jakarta Selatan 12630 – Indonesia
read more »
July 25th, 2010

Kisah Sukses Mantan Seorang Petugas Keamanan

Fauzi Saleh, contoh seorang pengusaha sukses sekaligus dermawan. Ini berkat kompak dengan karyawannya. Derai tawa dan langgam bicaranya khas betawi. Itulah gaya H. Fauzi Saleh dalam meladeni tamunya. Pengusaha perumahan mewah Pesona Depok dan Pesona Khayangan yang hanya lulusan SMP tersebut memang lahir dan dibesarkan di kawasan Tanah Abang, Jakarta. Setamat dari SMP pada tahun 1966, beliau telah merasakan kerasnya kehidupan di ibukota. Saat itu Fauzi terpaksa bekerja sebagai pencuci mobil di sebuah bengkel dengan gaji Rp 700 per minggu. Bahkan delapan tahun silam, dia masih dikenal sebagai penjaga gudang di sebuah perusahaan. Tapi, kehidupan ibarat roda yang berputar. Sekarang posisi ayah 6 anak yang berusia 45 tahun ini sedang berada diatas. read more »