Cerita dan Sinopsis Film THE EXPENDABLES 2 Kurang Memuaskan

Payah, jalan cerita film ini sangat gampang ditebak dan biasa-biasa saja. Awalnya saya beranggapan film ini akan WOW karena dibintangi para aktor top dan legendaris hollywood untuk genre action movie. Jadi, buat kalian yang belum menonton film yang tayang perdana di Indonesia pada tanggal 16 Agustus 2012 ini, janganlah berekspetasi WOW yang berlebihan. 

Yang menarik dari film ini hanyalah kumpulan aktor top hollywod dalam satu layar dan dialog-dialog lucu serta tingkah-tingkah lucu para expendables.

Guna melati daya ingat, saya coba menceritakan kembali film yang saya tonton pada 17 agustus kemarin. 

***

cerita sinopsis cover the expendables 2
Cover film The Expendables 2
sumber : www.21cineplex.com
Di awal, film ini langsung menyajikan adegan action ketika Barney Ross yang diperankan oleh Sylvester Satllon dan anggotanya (expendables) berusaha menyelamatkan seorang sandera berkewarganegaraan Cina menggunakan kendaraan berlapis baja yang sudah dirakit sedemikian rupa untuk melakukan penyerangan. Para expendables berhasil menyelamatkan sandera dan juga berhasil menyelamatkan nyawa Trench (Arnold Schwarzenegger) yang turut ditawan musuh. Proses penyelamatan sandera berjalan mudah, namun saat mereka berusaha kabur, Ross tertembak dan dikepung musuh di tengah hutan. Ross tidak sendiri, saat itu dia bersama Lee Christmas (Jason Statham).

Saat dikepung, saya sudah membayangkan mereka berdua akan mendapatkan bantuan, dan ternyata prediksi singkat saya benar. Seorang anggota baru di tim expendables yang bernama Billy The Kid (Liam Hemsworth) berhasil menyapu bersih musuh yang mengepung Ross dan Lee.
 
foto Liam Hemsworth pemeran the expendables 2
Foto Liam Hemsworth
sumber : www.21cineplex.com
Billy adalah seorang ahli sniper yang pada misi itu ditugaskan oleh Ross untuk mengawasi dari bukit. Billy seorang pejuang yang pernah ditugaskan di Afganistan, namun karena suatu masalah yang membuatnya kecewa, dia pun berhenti dan memilih untuk bergabung dengan Ross dkk.

***

Setelah menyelesaikan misi tersebut, Ross kembali mendapatkan misi baru dari Mr. Church (Willis). Misi yang tampaknya sangat sederhana. Untuk memperlancar misi tersebut, Mr. Church menugaskan sorang perempuan paras cina (*saya lupa namanya :D) yang paham banyak terkait target dari misi baru Ross dkk.

Target sebenarnya adalah sebuah peta digital yang berisi informasi terkait lokasi disimpannya lima ton bahan peledak plutonium, namun Mr. Church mengatakan pada Ross bahwa target dari misi ini adalah brangkas berisi uang bernilai puluhan juta dollar Amerika.

Para Pemeran Film The Expendables 2
Cukup muda bagi para expendables untuk mendapatkan benda yang diinginkan Mr. Church walau tanpa salah satu anggota mereka, yaitu Yin Yang (Jet Li) yang ditugaskan untuk mengantar pulang sandera yang berhasil diselamatkan pada misi pertama. *Jadi peran Jet Li hanya terlihat pada misi pertama saja. 

Bukan bararti misi mereka selesai. Semuanya berjalan tidak sesuai rencana ketika Ross dan timnya meninggalkan lokasi, mereka dihadang kelompok Jean Vilian (Van Damme) yang juga mengincar benda yang diinginkan Mr. Church. Ross dan anggotanya tidak bisa berbuat banyak karena anggota musuh lebih banyak dan juga mengancam nyawa Billy The Kid (si jago sniper) yang berhasil mereka tawan ketika ditugaskan untuk mengawasi dari ketinggian (bukit).

Musuh menggerogoti semua senjata para expendables dan berhasil memebawa pergi benda yang diinginkan. Musuh juga bertindak keji dengan membunuh si jago sniper, Billy The Kid.

Kematian Billy The Kid membuat Ross marah dan berniat untuk membalas dendam. Mereka pun mencari tau keberadaan Vilian dan mengatur strategi penyerangan.

Vilian merupakan pimpinan sekelompok orang yang ingin mendatangkan malapetaka dan ancaman mematikan yang tak terduga. Mereka ingin mengangkut plutonium dan menjualnya untuk mendapatkan uang. Tidak tanggung-tanggung, lima ton plutonium itu lebih dari cukup untuk menghancurkan dunia. 

***

Ross dan anggotanya memulai penyerangan. Di perjalanan, mereka beristirahat di sebuah tempat bekas resto di desa yang tak berpenghuni. Sunggu sangat dapat diprediksi, Ross dan anggotanya pasti akan mendapatkan serangan dari musuh dan itu benar terjadi.

Akhirnya terjadi pertempuran yang cukup sengit. Para expendables keteteran dan tak sanggup melakukan perlawanan yang seimbang. Ketika keadaan mulai kritis, tiba-tiba saja muncul seseorang yang bernama Booker (Chuck Norris) yang berhasil melumpuhkan semua musuh.

Booker adalah teman lama Ross. Dia dijuluki serigala penyendiri yang liar.

***

Expendables melanjutkan perjalanan. Mereka melewati sebuah desa yang hanya dihuni kaum perempuan dan anak kecil. Ketika berada di desa tersebut, para expendables kembali berhadapan dengan anak buah Vilian yang ditugaskan untuk mengambil warga yang tersisa yang nantinya akan dipekerjakan untuk menggali lokasi plutonium.

Tidak sulit bagi para expendables untuk menghabiskan anak buah Vilian di tempat itu. Warga pun sangat berterima kasih pada Ross dkk.

***

Mereka kembali melanjutkan perjalanan dan akhirnya berhasil mencapai lokasi. Mereka memantau kondisi lokasi dari kejauhan dan memutuskan untuk memasuki lokasi menggunakan pesawat yang dibawah dari film The Expendables sebelumnya :D

Mereka berhasil masuk ke lokasi yang berada di bawa tanah (semacam goa) dan menyelamatkan para pekerja yang nyaris saja dibantai anak buah Vilian. Sayangnya, Vilian dan anak buahnya berhasil kabur membawa 5 ton plutunium dan juga meledakan lokasi tersebut. Para expendables dan semua pekerja terjebak di dalam.

Hal lucu terjadi ketika Gunner Jensen (Lundgren), berbekal pengetahuannya dalam hal kimia, dia mencoba meledakan salah satu sisi ruangan. Anggota tim yang lain tidak percaya dia mampu melakukan itu, dan memang benar. Bahan yang dibuat Gunner tidak menghasilkan apa-apa (penonton tertawa).

Tapi tiba-tiba saja bidang yang ingin dihancurkan Gunner retak. Yang lain mulai kagum dan WOW, tapi
(penonton tertawa lagi) bidang tersebut retak karena dihancurkan dari luar, Trench (Arnold Schwarzenegger) yang melakukannya menggunakan alat berat.

Trench datang bersama Mr. Church. Bersama para expendables, mereka langsung mengejar Vilian.

Pertempuran kembali terjadi di bandara. Para expendables yang dipimpin Barney Ross (Stallone) dan beranggotakan Lee Christmass (Statham), Hale Caesar (Crews), Toll Road (Couture), Gunner Jensen (Lundgren) serta seorang perempuan yang ditugaskan Mr. Church berusaha menghalangi dan menghabiskan anggota Vilian. Mereka juga mendapatkan bantuan Booker (Chuck Norris).

Pertarungan klasik (tanpa senjata) terjadi antara Christmass dan seorang tangan kanan Vilian serta pertarungan antara Ross dan Vilian. Christmas berhasil memenangkan pertarungannya. Barney Ross juga berhasil menghabisi nyawa Vilian menggunakan pisau yang digunakan Vilian membunuh Billy The Kid. Pembalsan dendam yang berhasil, cerita berakhir.

*Ending yang biasa-biasa saja dan sangat bisa ditebak :D
 
*** 

Sekian yang tersimpan di memory untuk aku tuliskan. Semoga cerita dan sinopsis film The Expendables 2 ini bisa bermanfaat untuk anda :D. Jangan lupa share dan like :D

Jika anda punya pendapat sendiri tentang film ini, silakan diungkapkan melalui layanan berkomentar yang ada di bawah ini.

Kalau belum nonton filmnya, silakan ditonton dulu, nanti kalau sudah ditonton balik sini lagi yah, aku tunggu pendapat kalian tentang film The Expendables 2 :D
Thanks.

About the Author

Jeanot Nahasan

Author & Editor

Web Developer dan Internet Marketer berdomisili di Yogyakarta. Menulis untuk mengenal dunia.

70 comments:

  1. Salam kenal saya hanya ingin memberi tahu bahwa nama perempuan itu Maggie dan menurut saya yang baru saya tonton memang 30 persen sudah bisa ditebak

    BalasHapus
    Balasan
    1. salam kenal kembali :D
      wah, terima kasih untuk informasinya :D
      klw saya, lebih dari 30 persen sudah bisa ditebak :D

      Hapus
  2. klo saya kecewanya mas jet lee nya gak tampil full...huhuhu

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya.. menurut saya paling sedikit.. hahaha. mungkin bayarannya jg dikit :)

      Hapus
    2. kurang kerjaan

      Hapus
  3. Film ini kan tujuannya untuk menghibur, jadi jangan berharap yg macam2, santai saja, lupakan daya kritis, dan enjoy the movie.

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehehe. sip gan :)
      untuk itu saya saranakan bagi yang belum nonton jangan ber-ekspetasi terlalu WOW dgn alasan dibintangi para aktor legendaris :)

      Hapus
  4. filemx bgius kok :)
    mank ada film indo yg sehebat itu !!
    film ajah tdk laku di pasar dunia * mkx jgn kritik kalau film dlm negri sja tdk beres , bnyak tipuan komputer , gk kaea vilm barat . yg main professional *

    BalasHapus
    Balasan
    1. Film The Raid sudah membantah pendapat kawan jika film dalam negeri tidak laku di pasaran dunia :)

      silakan baca sedikit tentang Cerita dan sinopsis film The Raid beserta penghargaan yang didapatkan film tersebut :)

      Hapus
    2. baru 1 tuch,,biasa aja gak bangga2 amt!!

      Hapus
    3. optimis!! ini awal yang baik.. buktinya bintang2 The Raid bisa main film di film hollywood --> Joe Taslim bintangi Fast and Furious 6

      saya tetap bangga,, sekecil apapun yg karya anak bangsa yang bisa diperhitungkan dunia adalah hal yg luar biasa dan memang patut dibanggakan.

      Hapus
    4. Hehe jgn terlalu bangga dulu gan sm film the raid, itu bkn karya anak bangsa, penulis ny org bule nm ny gareth evans, org lokal cuma maenin doang peran ny

      Hapus
    5. jangan menghina film indonesia , daripada menghina bagaimana bila saudara membuat film sesuai dengan keinginan saudara , sudah bagus ada film seperti The Raid yang sudah go internasional jadi dunia bisa memperhitungkan film indonesia

      Hapus
  5. @mas Anonim atas saya: Waa sy gk setuju mas kalau film kita dibandingkan dgn film2 hollywood. Karna memang SDM & peralatan jg berbeda. Menurut saya film2 kita bagus kok, banyak kemajuan, banyak yg jd nominasi festival luar negri. Besok lg jgn meremehkan milik sendiri ya, kalau bkn kita yg menyanjung, siapa lg? :)

    @mas admin: ulasannya mantab mas :) lanjutkan :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehehe.. saya juga gak setuju. soalnya The Raid uda ngebuktiin..
      yg saya maksud film ini mengecewakan krn berisi bnyk aktor laga holywood yg namanya uda WOW tp cerita di filmnya biasa2 aja.. mudah ketebak :)

      hehe. thanks

      Hapus
    2. Hehe jgn terlalu bangga dulu gan sm film the raid, itu bkn karya anak bangsa, penulis ny org bule nm ny gareth evans, org lokal cuma jd pemain (wayang orang)nya doang

      Hapus
    3. kalo gua bangga kok karena emang jarang orang indonesia yang membanggakan produk daerahnya sendiri dan karena orang sepertu itu lah yang membuat negara ini hanya bisa bilang waooww... n mengkritik doang kalo bicara SDM indonesia tempatnya orang pintar bro apa lagi orang jawa kalo mau bukti silahkan keliling dunia dulu (kalo lo mampu), editing terbaik film sedunia namanya sukamto asli orang blitar tinggal di amerika karena orang kaya alwi gitu yang gak menghargai kreatifitas sodara setanah air sendiri jadi dia bantu orang negara lain.. ngaca dulu deh sebelum mengkritik

      Hapus
    4. The Raid 99% orang indonesia, 1% bule, rumah produksi di indonesia.

      Hapus
  6. yesss, , utk film dg bintang2 specialis action ky expendables gt, harusnya bs lebih wow.. . Tp scr umum, gw tetep bs enjoy kok. .

    BalasHapus
    Balasan
    1. yup, saya pribadi masih bisa menikmati kok :)
      lelucuoan yang dibuat para aktor cukup menghibur :)

      Hapus
    2. sebenarnya saya suka dengan film ini, cuma yang bener" ngerusak cara perangnya itu, chuk noris dengan enaknya tembakin musuh tanpa harus berlindung, stallon, willis, arnold bertiga juga sama waktu di bandara.
      semoga di the expendebles 3 engga kaya yang kedua..

      Hapus
  7. Yang disebut "dalam negri" itu, (THE RAID)
    jika filmnya dibintangi dan didukung oleh aktor dalam negri ..
    bukan tokoh utamanya aja ...
    Menurut pribadi .. film THE RAID ..adalah action payah dan tak berkesan ..jika dibandingkan "luar negeri ..

    BalasHapus
    Balasan
    1. gak masalah, itu pendapat anda :-)

      Hapus
    2. the raid 3 sebaiknya anda (anonim) yang menjadi penulis naskah cerita dan sutradara. mungkin filmnya akan terasa.........(LEBIH TAK BERKESAN)
      Hahahahahahahahha..

      Hapus
  8. Synopsis nya lengkap dan seru...
    tp lebih seru yg pd koment...
    klu sy sih trima apa adanya aja deh...(mumpung msh bs donlot gratis)..hehe...

    BalasHapus
    Balasan
    1. yup,, berkembang dengan mengutarakan pendapat :)

      Hapus
  9. bener bgt tuh bro...ane jg kurang puas..

    BalasHapus
    Balasan
    1. nahhhh... ternyata kita punya sudut pandang yg sama..
      *btw, klw komen lagi, jgn lupa ninggalin nama dan URL web/FB/twitter yah gan :) thanks

      Hapus
  10. ini film aksi tendang2an yg dari awal rencana gak mementingkan naskah, alur cerita, dsb. Kalo kecewanya karena tidak sesuai pemain top dengan alur cerita saya fikir anda yg salah. Lihat baik2 yg jd pemain2 top holliwoodnya si rambo, terminator, john mcclaine, wong fe hung, chec chelious... ya jangan harap dialog. justru sutradaranya sia2 kalo orang2 fighter kyk mereka kebanyakan dialog..

    BalasHapus
    Balasan
    1. he, agan produsernya yah? kok tau "dari awal rencana gak mementingkan naskah, alur cerita, dsb"...

      hehehe.. kok bisa nylahin pendapat org,, inikan pendapat saya.. saya gak menenuntut dialog yg banyak (*emang di atas ada yah saya tekanin mengharap dialog) , jelas ini genre action... bukan drama!!.. saya hanya merasa adegan action dalam film ini kurang WOW.. :-D

      salam.

      Hapus
  11. film'y lumayan ko. Tp klo genre action q lbh sk seri the bourne.
    Film indo udh mulai brkembang n q bharap senias indo bs mbuat kry2 yg bgs.
    Arisaheru_comic

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yup. Lumayan kok.. saya tulis kurang memuaskan bukan berarti tidak bagus :-)

      Klw film yg anda maksud kayaknya saya belum nonton atau saya gak tau judul :-D *kebiasaan jelek saya klw nonton itu lupa judul filmnya*

      Klw menurut saya, yg apik itu film crows zero :-)

      Hapus
  12. ada gag yang menurut admin film yg wow gitu?
    sebutin donkk...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dari yg sudah saya tonton, yg menurut saya WOW itu film yg judulnya Crows zero gan (y)
      Ninja assassin jg bagus..

      The a team jg masih lebih baik dibanding expendables 2 :-)

      Masih bnyk sih tp lupa judul..

      Hapus
    2. MENURUT SAYA CROW ZERO JUGA GA SERU AMAT. LEBIH SERU NNTN TAWURAN, 'LIVE'

      Hapus
  13. saya senang-senang.... blog ini membantu saya...

    BalasHapus
  14. SAYA LEBIH BANGGA DENGAN FILM SUNDEL BOLONG TERUS NYI ROROKIDUL SOALNYA DI BULE SANA GA BAKALAN KEPIKIRAN BIKIN FILM SETAN YANG PUNGGUNG NYA BOLONG......WKEKWKEWKEKWKEWKE

    BalasHapus
  15. Saya udah Nonton Film Ini Kok...
    Seru" Aja.....
    klau aku sihh,20% bsa di tbak....
    Film ny keren

    BalasHapus
  16. Filmy Keren Kok....
    Aku udah nnton ........
    20% Bisa d tebak..
    yg penting nih Film Bagus

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya mengkritisi sisi action nya, menurut saya kurang keren aja..
      tapi secara keseluruhan, film ini memang menghibur, khususnya dialog2 antar pemeran :D

      Hapus
  17. Ijin Ikut comment gan...
    Kalo gw sih merasa kalo film ini memang bukan ditujukan untuk Film "wow" seperti film action lainnya, Sepetinya ini lebih ditujukan untuk sekedar mengobati kerinduan FANS dan pencinta aktor2 kesayangannya. Kalo agan2 sekalian meyimak degan sesama ada beithu banyak khutipan 'percaka'pan yang mebawa kita benostalgia denan film2 lawas yang pernah dibintangi sang Aktor... misalnya Arnol sering megatakan "I'm Back" pasti kita akan langsung teringat dengan Film Terminator, atau Chuck Norris dgn "who is next" dan masih banyak lagi...
    by the way percakapan yang paling menyntuh buatku pribadi adlah ketika Bruce willis memberikan pesat yg sudah tua ke Silvester, lalu Silvester megatakan "That thing belongs in a museum" dan dijawab oleh Agrnold "we all do". hehehe... seprti menyiratkan kalo bintang kesayangan kita ini mungkin tidak akan kita lihat lagi seagai pemeran utama...
    Sweet Memory for us hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. komentar yang sangat bisa diterima, memberikan informasi logis dan memang nyata.. thanks mas bro sudah ikut berkomentar :)

      Hapus
    2. Bukan "I'm back"...
      Dari film Last Action Hero ,Terminator 1 dan 2 yang Arnold selalu bilang itu "I'll be back"...
      Itu salah satu quote terkenal Arnold yang paling saya sukai...hehehe:p

      Hapus
  18. Makasi ada sinopnya, jujur lebih terhibur baca sinopmu drpd nonton lgsg. Kemaren ngopi dr tmen tnyt dubnya rusia, jd rada males nonton kalo gerak bibir ama suara g sinkron . .hehe
    Selera orang beda2, ada yang kritis dari segi apapun, ada yang cm mentingin siapa yang maen. Ada yng ska crita yng rumit ada jg g suka kalo crta trlalu brtele2 pengennya lgsg action.
    Biasanya kalo donload pilm liat rating di imdb, tapi kadang suka heran. Ratingnya tinggi tp kok aku nonton g enjoy, boring, g sesuai ekspektasi.
    kalo bwt film ini rating 7 pas lah. Emang biasanya kalo film kbnyakan bntg top jdnya malah rada gmana gt.

    BalasHapus
  19. Menurut saya film The Expendables 2 lebih baik dari pada The Expendables 1.
    Tapi tetap saja, film yang distradarai Sylvester Stallone ini cenderung tidak masuk akal dibeberapa bagian, seperti Chuck Norris yang selalu tiba-tiba muncul...Yang bisa menggoyang perut :p...
    Maka dari itu menurut saya sebagai pencinta film, film Expendables ini bisa disebut Action Comedy, bukan pure Action. Walaupun pada sisi kategori, film ini memasuki film jenis Action|Adventure|Thriller :)

    BalasHapus
  20. kereeen daaaah pokoknya nonton 10X juga ga bakalan bosan..tapi sayang si billy kok mati..padahal keren tuh senjata bawaanya (cey tach kalo di PB :D )...tapi keren aksinya.....

    BalasHapus
  21. tinggal tonton aj ngapain mesti d ributin.. Suka /g,, bagus/g.. Kyke relatif n g ada dasar kuat buat nentuin itu.
    Asal msng2 orng enjoy,,,why not.
    Klo gw sich asal ad film baru,,,lahappppp aja..lumyn tmbh2 refernsi... Hhehee

    klo gw ikutn maen di xpendble,baru dech pd d ributin...xixixii

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahha.. saya tetap enjoy kok nontonnya :D

      Hapus
    2. hahhaa..

      klo gw ikutn maen di xpendble,baru dech pd d ributin...xixixii

      Hapus
  22. kekuatan film ini memang ga terlalu di fokuskan pada alur cerita bung...ini hanyalah proyek senang-senang para aktor laga holiwut jadi saya pikir anda yang terlalu berlebihan kalau berharap WOW....suka-sukanya yang bikin lah....mau kayal, mau konyol, mau aneh, wong namanya aja bersenang-senang bersama kawan-kawan lama bung...salam

    BalasHapus
  23. ah jangan terlalu berlebihan menilai seseorang, anda belum tentu bisa bikin filem semacam itu.
    koreksi diri sendiri lebih baik dari pada ngorek-ngorek borok orang lain
    huh payah...

    BalasHapus
    Balasan
    1. wkwkwk.. saya gak ngorek2 tuh borok orang lain :)
      saya tetap enjoy nonton film ini, tapi penilaian saya dari sisi actionnya, film ini kurang WOW.

      Hapus
  24. @mas Anonim : lha wong tanah sampeyan buta....opo opo kok salah, kalo semua film menuruti kemauan anda...HANCURLAH DUNIA !!!

    BalasHapus
  25. wkwkwk, saya yakin film2 Indonesia bisa berkembang maju karena segala sesuatu pasti berkembang, yang paling mendasar di Indonesia adalah SDMnya yang butuh penguatan dan aslinya di Indonesia banyak bakat-bakat pemain ataupun sutradara film hanya saja mereka tidak ada yang mendukung atau memoles

    BalasHapus
  26. jujur, baca koment2 teman2 dari awal hingga akhir saya tertawa terpingkal pingkal, ko ada ya, sebuah film, jd bahan cek cok, dan satu yang harus teman2 garis bawahi, saya sekarang jadi tahu 100persen cerita karena baca ulasannya. Mantap, ini lg nunggu beres download. Mau nonton.. Mantap semua. Salam

    BalasHapus
  27. ada yang tau gak, senjata yang digunakan Lee Christmas vs Tangan Kanan Van Damme ? senjata pemukul yang di tangan, dan digunakan juga saat Lee dan Barney Ross memukul Raksasa di Bar ?

    BalasHapus
  28. Mf agan, ane mau menyampaikan opini nih. .
    Menurut ane, orang indonesia tu bnyak ya yg gk mau ngehargai karya anak negri sndri, hnya krna indo msih kalah dri negra lain. . . Kapan film indo mau maju c0ba, lw orang2 dlam negri aja pda buta (PICAK MATANE) akan krya anak bangsa yg mnrut ane mkin TOP aja

    emg bner film luar tu bagus2, , tp bkan brrti film qta jelek
    bner kata mas yg c0ment diatas lw qta cma kalah SDM ma alat, , ,

    slain itu, lw memuji film luar b0leh2 aja, tp jgn smpe merendahkan film dlam negeri. . .
    TUNJUKAN KALAU ANAK INDONESIA BISA BERKARYA DIPENTAS DUNIA ! ! !
    Setuju gak. ?

    BalasHapus
  29. semua film mudah ditebak karena sebelum nonton saya baca sinopsinya n ulasan2nya hahaha...

    BalasHapus
  30. motion sountracknya BOOKER (chuk noris) di film ekspendables 2 judulnya apa?
    bagi linknya dong gan.
    pengen download musik nya saya.

    BalasHapus
  31. Sebenernya, film Expendables ini gk payah. kata Payah itu kesannya bener-bener "jelek" . Menurut saya pribadi, Expendables emg rada 'Flat' alur ceritanya. Tapi, kalo diliat dari sisi yang berbeda, spt Fight-nya, Action-nya, dsb. Menurut saya "WOW" banget. Utk seorang Pria yg punya umur 45 keatas, mereka masih ngelakuin hal2 berbau "Fight" dan "Action" yang ngandelin tenaga besar itu bukan hal yang mudah.

    Yah,,seperti beberapa komentar diatas (dan ini sya setuju bgt) , Film Expendables ini emg bwt nostalgia Fans sma Aktor2 yg di tahun2 kedepan jarang banget jadi TokUt. Dan saya fans berat mereka Terutama Om Sylvester Stallen sma Om Jason Statham. Bwt saya yg ngefans berat sama mereka2 ini, film Expendables keren bgt.

    tpi itu smua kan emg dri yang nonton sih. Kita gk bisa maksain kehendak kita utk bwt orang lain setuju sma pendapat kita , tapi kasih pendapat juga jangan terkesan menjelek2an. inget Ini Negara demokratis bung ! bebas berpendapat ! haha.. .

    Jujur, sampe skrg saya blm nonton The Raid, soalnya blm tertarik. And, who knows ? mungkin di masa yang akan datang film2 indo bakal berjaya.

    sorry kepanjangan. kkk~

    BalasHapus
    Balasan
    1. klw ngefans sama publik figur (artist, tokoh politik, atlit dll) penilainnya kadang lebih berdasarkan subjektifitas :v

      baik buruk idola, biasanya para fans akan tetap memberikan pembelaan :D

      Hapus
  32. bisanya hanya berkomentar saja dasar orang indonesia..

    BalasHapus
  33. Jalan cerita memang sengaja dibikin ringan, soalnya sasaran para penggarap bukan cm penikmat film jaman sekarang yg pernah disuguhkan film action dgn cerita rumit macam the dark knight, the bourne, the matrix dll

    para penggemar stallone dan arnold jaman rocky/ rambo dan terminator yg mungkin sekarang sudah usia lanjut ga mungkin disuguhkan cerita film yg rumit nan njelimet...


    mengomentari film atau musik ga usah lah bawa2 nasionalisme, dengan datang ke bioskop sengaja menonton film2 luar saja sudah hilanglah nasionalisne dr diri anda, bisa debat kusir klo begini... kecuali kita menonton ajang festival film...

    buat saya the expendables masih lebih bagus dr the raid, ketika adegan fighting masih terlalu banyak dialog ga guna yg seharusnya dilakukan sebelum fighting

    saya penasaran apa bisa the raid sebagus itu tanpa campur tangan luar ?

    menurut saya film indonesia yg sangat2 baik dalam segala aspek cm film G 30 S PKI

    BalasHapus
  34. Kata gusdur...tinggal nonton dan nikmati "gitu aja kok repot"

    BalasHapus
  35. Sampai sekarang film action indonesia masih memperhitungkan fasilitas yang akan digunakan dalam adegan2 action..
    Makanya film action indonesia belum ada yang sampai meladakkan pesawat helikopter. Jangnkan itu mobil aja jarang ada yang diledakkan.

    BalasHapus
  36. Kalo cuma action mungkin taun kemarin baru satu gan tapi saya tetap bangga dan menghargai kerja keras mereka dengan segala keterbatasan bisa membuat tontonan yg hebat.tapi kayanya taun ini pengaruh the raid mulai terasa ϑ¡ perfilman indonesia film comedipun "comic 8" action gila-gilaan...

    BalasHapus
  37. jadi ragu, mau nonton atau enggak, tapi lihat dulu deh, kalau sudah sudah nonton pasti bisa menyimpulkan sendiri, film ini bagus atau tidak

    BalasHapus
  38. Ngapain nonton film sambil nebak2, nonton film mah udh diem aja nikmatin tuh film dari awal smpe akhir, kga usah nebak2. Admin kurang kerjaan ..

    BalasHapus
  39. Sex is zero lbih seru

    BalasHapus

 

Jeanot Nahasan © 2015 - Designed by Templateism.com, Plugins By MyBloggerLab.com