Istana dalam Penjara, Ketika Uang Berkata



Begitu cepat berita ini menjadi perbincangan yang panas di tengah-tengah masyarakat. Mengapa tidak, sudah merupakan sebuah pertanyaan besar kita pada sistem dan tata hukum di negeri ini, dan tidak bisa di sangkal lagi, "Mafia Hukum telah Merajai Negeri ini".
Berbicara tentang penjara, kita akan berpikir pada suatu tempat yang buruk, ironi, suram, menyedihkan, membosankan, dan segalah kejenuhan lainnya. Namun tanggapan kita ini tidak benar dan dibantah dengan nyata bila Anda menghuni Rumah Tahanan Perempuan Pondok Bambu, Jakarta Timur. Para tahanan yang ada di LAPAS ini bagaikan para "Permaisuri sebuah kerajaan Mafia Hukum" yang mempunyai Istana yang mewah.

Ada apa dengan sistem dan tata Hukum di negeri ini....????

Ternyata suatu kemewahan masih bisa dibeli mereka para penghuni jeruji besi. Penjara yang dikatakan lebih mewah dari kamar-kamar hotel memang memberi kenikmatan dan dapat menghilangkan kejenuhan para tahanan yang berbicara menggunakan uangnya itu.

Fasilitas yang tersedia di antaranya televisi layar datar, kamar mandi mewah, lemari es, dispenser, hingga pendingin ruangan. Tempat tidur pun empuk tak beda dengan di rumah sendiri. Bahkan ruangan untuk bersantai dan berkaraoke pun ada. Tak jarang pula ruangan petugas dijadikan tempat tinggal tahanan, asal ada permintaan.



Masalahnya, tak semua ruangan penjara berfasilitas semewah itu. Artinya hanya narapidana tertentu yang bisa menempati ruangan spesial itu. Besar dugaan terjadi diskriminasi antara sesama narapidana. Seorang penghuni sel mewah tersebut mengaku mendapatkan barang-barang di selnya atas pemberian orang lain.

Namun tak tertutup kemungkinan para tahanan membayar sejumlah uang kepada petugas rutan untuk mendapatkan fasilitas mewah ini. Hingga berita ini disusun, pihak Rutan Pondok Bambu enggan berkomentar perihal fasilitas mewah para tahanan elite ini.

Jika terus begini, para koruptor pun tak akan takut dan terus mempertebal dompet mereka dari uang-uang haram yang sebenarnya bukan milik mereka. Sebab mereka masih bisa membeli kemewahan dan juga ikut mengenyangkan para Mafia Hukum di negeri ini. Dan memang benar kalau dikatakan negeri ini memalukan, janganlah munafik akan realita pahit hitam putih negeri ini..!!!


Jangan Tinggal diam,, silakan berkomentar,, berikan saran, kritik dan tanggapan kalian di bawah ini.

Gambar-gambar di atas adalah foto dari hasil penelusuran Tim Pemberantas Mafia Hukum di Rutan Pondok Bambu (foto-foto penjara Artalita) Istana yang terselubung di balik jeruji besi

About the Author

Jeanot Nahasan

Author & Editor

Web Developer dan Internet Marketer berdomisili di Yogyakarta. Menulis untuk mengenal dunia.

2 comments:

  1. MR. Pencari keadilan12 Januari 2010 01.58

    waduhhhhhhh....,,,.,.,.,.,.,

    enaknya nih,,

    G'mn sih para polisi....

    BalasHapus

 

Jeanot Nahasan © 2015 - Designed by Templateism.com, Plugins By MyBloggerLab.com